SAYA MOHON MAAF JIKA DI DALAM BLOG SAYA TERDAPAT KESALAHAN DAN KEKURANGAN DALAM MEYAMPAIKAN KARNA SAYA JUGA MANUSIA YANG TIDAK LEPAS DARI KESALAHAN BAGI PENGUNJUNG MOHON KRITIK DAN SARANNYA UNTUK SAYA

Friday, April 24, 2015

Dasar-Dasar Produksi & Programming Tv



STRATEGI PROGRAM
Strategi program yang ditinjau dari dari aspek manajemen atau sering juga disebut dengan manajemen strategis (management strategic) program siaran yang terdiri dari :
  1. Perencanaan program
  2. Produksi dan pembelian program
  3. Eksekusi program
  4. Pengawasan dan evaluasi program
Perencanaan Program
Perencanaan program mencakup pekerjaan mempersiapkan rencana jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang memungkinkan stasiun penyiaran untuk mendapatkan tujuan program dan tujuan keuangannya. Pada stasiun televisi, perencanaan program diarahkan pada produksi program yaitu program apa yang akan diproduksi, pemilihan program yang akan dibeli (akuisisi), dan penjadwalan program untuk menarik sebanyak mungkin audien yang tersedia pada waktu tertentu.
Pengelola stasiun televisi menargetkan suatu audien umum dan berupaya untuk memberikan respons atas kesukaan/ preferensi dari orang-orang yang tengah menonton.
Bagian program stasiun televisi harus mempertimbangkan berbagai faktor dalam merencanakan program yang akan disiarkannya. Terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum bagian program memutuskan untuk memproduksi, melakukan akuisisi dan kemudian melakukan skeduling terhadap suatu program, yaitu : persaingan, ketersediaan audien.

1)      Analisis dan Strategi Program
Perencanaan program pada dasarnya bertujuan memproduksi atau membeli program yang akan ditawarkan kepada pasar audien. Dengan demikian, audien adalah pasar karenanya setiap media penyiaran yang ingin berhasil harus terlebih dahulu memiliki suatu rencana pemasaran strategis yang berfungsi sebagai panduan dalam menggunakan sumber daya yang dimiliki. Strategi pemasaran ditentukan berdasarkan analisis situasi. Analisis situasi ini terdiri atas: analisis peluang dan analisis kompetitif.
Analisis peluang: analisis yang cermat teradap pasar audien akan memberikan peluang bagi setiap penayangan program untuk diterima para penonton dan pendengar.
Analisis kompetitif: dalam mempersiapkan strategi dan rencana program, pengelola program harus melakukan analisis secara cermat terhadap persaingan stasiun penyiaran dan persaingan program yang ada pada suatu segmen pasar audien.
Peter Pringle (1991) mengemukakan bahwa keberhasilan suatu stasiun televisi dalam melaksanakan programnya akan sangat bergantung pada 3 hal :
·         The ability to produce or buy programs with audience appeal.
·         Air them at times when they can be seen by the audience to which they appeal.
·         Build individual programs into a schedule that encourages viewers to tune to the station and remain with it from one program to another.



2)      Bauran Program
Salah satu konsep pemasaran penting yang harus dipahami pengelola media penyiaran adalah mengenai bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri atas empat variabel penting : product, price, place, dan promotion.
Produk program : suatu produk yang ditawarkan kepada audien yaang mencakup nama program dan kemasan program. Harga program : harga suatu program yang mencakup biaya produksi program dan biaya yang akan dikenakan kepada pemasang iklan (tarif iklan) pada program bersangkutan jika ditayangkan. Distribusi program : distribusi program yang merupakan proses pengiriman program dari transmisi hingga diterima audien melalui pesawat televisi dan radio. Promosi program : proses bagaimana memberitahu audien mengenai adanya suatu prgram sehingga mereka tertarik untuk menonton atau mendengarkannya.
3)      Faktor Berpengaruh
Terdapat empat hal yang mempengaruhi keputusan perencanaan program yang terdiri dari : audien, pengelola dan pemilik stasiun, pemasang iklan dan sponsor, regulator.
Audien adalah penonton atau pendengar adalah faktor paling penting dan menentukan apakah stasiun penyiaran pada saat melakukan perencanaan programnya perlu memutuskan apakah akan memproduksi atau tidak memproduksi suatu program.
Pengelola stasiun penyiaran adalah mereka yang bertanggung jawab menjalankan atau mengoprasikan stasiun penyiaran dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi kepentingan pemilik stasiun.
4)      Membuat Perencanaan
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan setiap pengelola media penyiaran ketika membuat perencanaan program, yaitu berpikir seperti pemirsa, pengelola media penyiaran harus mampu meyakinkan pemasang iklan bahwa medianya sangatlah efektif untuk memasarkan suatu produk, pengelola media penyiaran harus menganggap waktu siaran bernilai penting setiap detiknya dan harus menggunakan setiap detik siaran itu dengan mendayagunakan kemampuan dalam menjangkau pemirsa, pengelola media penyiaran berkompetisi untuk merebut waktu orang lain untuk mau menyaksikan acara yang disuguhkan, pengelola media penyiaran lokal harus pula berpikir secara lokal.
5)      Tujuan Program
Mengelola program tidak berbeda dengan memasarkan suatu produk kepada konsumen, keberhasilannya diukur dengan pencapaian atas tujuan atau target yang telah ditetapkan sebelumnya yang mencakup target audien dan target pendapatan. Tujuan program adalah untuk menarik dan mendapatkan sebanyak mungkin audien. Tujuan utama televisi komersial pada umumnya adalah untuk mendapatkan audien sebanyak – banyaknya guna menarik pemasang iklan. Ada 5 tujuan penayangan suatu program di televisi komersial yaitu : mendapatkan sebanyak mungkin audien, target audien tertentu, prestise, penghargaan, dan kepentingan publik.
6)      Faktor Program
Faktor program membahas hal – hal yang harus diketahui atau dipahami terlebih dahulu oleh pengelola program sebelum membuat keputusan perencanaan program. Dalam hal ini terdapat beberapa hal yang harus diperhitungkan sebelm memutuskan untuk memproduksi, akuisisi, dan scheduling suatu program. Peter Pringle (1991) mengemukakan bebrapa faktor terpenting sebagai berikut : persaingan, ketersediaan audien, kebiasaan audien, aliran audien, ketertarikan audien, ketertarikan pemasang iklan, anggaran, ketersediaan program, produksi sendiri.
Produksi dan Pembelian Program
Manajer program bertanggung jawab melaksanakan rencana program yang sudah ditetapkan dengan cara memproduksi sendiri program atau mendapatkannya dari sumber lain / akuisisi (membeli).

1)      Manajer Produksi
Manajer produksi bertanggung jawab terhadap sejumlah pekerjaan, diantaranya : (1) memproduksi program lokal (in-house), iklan dan pelayanan umum serta pegumuman (promotional announcement), (2) mengawasi seluruh pemain serta personalia produksi, (3) melakukan penjadwalan program siaran langsung (live) atau produksi yang direkam, (4) mengawasi seluruh isi program yang ditayangkan, darimanapun sumbernya.
2)      Produser
Orang yang bertanggung jawab mengubah ide atau gagasan kreatif ke dalam konsep yang praktis dan dapat dijual.
3)      Penulis Script
Penulis script (scriptwriter) memiliki peran penting khususnya pada tahap pra produksi.
4)      Sutradara
Sutradara adalah orang yang bertanggung jawab menerjemahkan kata-kata pertulis (script) menjadi suara atau gambar tertentu.
5)      Asisten Sutradara
Seorang asisten sutradara (assistan of director) bertugas membantu sutradara tv atau film dalam melaksanakan pekerjaannya yaitu mengawasi aspek kreatif dari suatu produksi.
6)      Director of Photography
Seorang director of photography (DP) bertanggung jawab pada aspek kreatif penggunaan kamera dan melakukan pengawasan terhadap penchayaan film atau sinematografi.
7)      Pengarah Program
Pada produksi program di studio stasiun tv yang menggunakan banyak kamera-baik untuk program hiburan atau informasi / berita-posisi sutradara digantikan oleh program director (PD) atau pengarah acara / program.
8)      Pemandu Gambar
Pemandu gambar atau switcherman adalah orang yang bertugas menampilkan perpaduan gambar dari beberapa sumber gambar ke dalam satu tampilan visual program tv, sehingga program tersebut memiliki nilai estetika.
9)      Penata Cahaya
Orang yang bertugas sebagai penata cahaya disebut juga sebagai lightnig director yang bertanggung jawab mengatur dan menyesuaikan intensitas cahaya yang ada di studio atau lokasi sesuai dengan keinginan sutradara atau pengarah program.
10)  Penata Seni
Orang yang berada pada posisi ini disebut juga art director atau perancang latar (scenin designer) yang bertanggung jawab mengawasi rancangan atau desain produksi program secara keseluruhan.
11)  Audio Mixer
Seorang pencampur suara atau audio mixer bertanggung jawab terhadap seluruh aspek rekaman suara.
12)  Teknisi Video
Kualitas video dan gambar film bergantung pada teknisi video yang bertanggung jawab mengatur gambar dalam hal tingkat warna, kecerahan, tingkat kontras.

13)  Operator Film dan Video
Operator film dan video memiliki tugas antara lain : menerima dan mengirim film dan video serta membuat rekaman program, memeriksa kualitas film dan video yag sesuai dengan standar program dan iklan, menandai (marking) film dan video untuk keperluan jeda iklan.
14)  Produser Eksekutif
Produser eksekutif bertanggung jawab terhadap penampilan jangka panjang suatu program secara keseluruhan. Bertugas memikirkan setting, dekor, latar belakang atau tampilan suatu program informasi yang akan menjadi ciri khas program itu.
15)  Produser
Pada produksi program informasi, khususnya program berita, produser bertanggung jawab terhadap suatu program berita.
16)  Produser Acara
Dalam tugasnya sehari-hari, produser acara atau show producer bertanggung jawab untuk mempersiapkan penayangan suatu program berita.
17)  Produser Lapangan
Fungsi produser lapangan menjadi sangat penting ketika stasiun televisi melakukan liputan langsung.
18)  Asisten Produser
Tugas asisten produser antara lain membantu reporter mempersiapkan paket berita jika reporter berada dalam keadaan waktu yang mendesak atau jika reporter tidak sempat menyelesaikan paket beritanya karena ia harus berangkat lagi untuk melaksanakan tugas berikutnya.
19)  Presenter
Pembawa acara (host), pembawa berita (presenter) atau sering juga disebut dengan anchor, menjadi citra dari suatu stasiun televisi
Pembelian Program
Ada kalanya stasiun televisi yang baru berdiri harus membeli hampir semua programnya. Tugas bagian program adalah meneliti materi-materi acara yang tersedia, siapa distributornya, lalu membuat pilihan dan merundingkan harganya. Pada siaran televisi, acara dan film yang bagus bisa sangat mahal harganya. Untuk itu bagian program harus memastikan bahwa anggaran yang tersedia cukup realistis untuk membeli program.
Eksekusi Program
Eksekusi program mencakup kegiatan menayangkan program sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan. Manajer program melakukan koordinasi dengan bagian traffic dalam menentukan jadwal penayangan dan berkonsultasi dengan manajer promosi dalam mempersiapkan promo bagi program bersangkutan.
Menurut Head-Sterling (1982), menyatakan bahwa stasiun televisi memiliki sejumlah strategi dalam upaya menarik audien masuk ke stasiun sendiri (inflow) dan menahan audien yang sudah ada untuk tidak pindah saluran atau mencegah tidak terjadi aliran audien keluar (outflow), yaitu :
1)      Head to Head
Dalam hal ini, stasiun televisi mencoba menarik audien yang tengah menonton program televisi saingan untuk pindah ke stasiun sendiri denganmenyajikan program yang sama dengan televisi saingan itu.


2)      Program Tandingan
Strategi untuk merebut audien yang berada di stasiun saingan untuk pindah ke stasiun sendiri dengan cara menjadwalkan suatu program yang memiliki daya tarik berbeda untuk menarik audien yang belum terpenuhi kebutuhannya.
3)      Bloking Program
Strategi bloking program adalah sama dengan konsep flow through Nielsen dimana audien dipertahankan untuk tidak pindah saluran dengan menyajikan acara yang sejenis selama waktu siaran tertentu.
4)      Pendahuluan Kuat
Strategi untuk mendapatkan sebanyak mungkin audien dengan menyajikan program yang kuat pada permulaan segmen waktu siaran.
5)      Strategi Buaian
Startegi untuk membangun audien pada satu acara baru atau meningkatkan jumlah audien atas suatu program yang mulai mengalami penurunan popularitas. Caranya adalah dengan menempatkan acara bersangkutan di tengah-tengah di antara 2 program unggulan.
6)      Penghalangan (stunting)
Strategi untuk merebut perhatian audien dengan cara melakukan perubahan jadwal program secara cepat.
Pengawasan dan Evaluasi Program
Proses pengawasan dan evaluasi menentukan seberapa jauh suatu rencana dan tujuan sudah dapat dicapai atau diwujudkan oleh stasiun penyiaran, departemen, dan karyawan. Kegiatan evaluasi secara periodik terhadap masing-masing individu dan departemen memungkinkan manajer umum untuk membandingkan kinerja sebenarnya dengan kinerja yang direncanakan. Menurut Peter Pringle, dalam hal pengawasan program, manajer program harus melakukan hal-hal sebagai berikut : (1) mempersiapkan standar program stasiun penyiaran, (2) mengawasi seluruh isi program agar sesuai dengan standar dan aturan perundangan yang berlaku, (3) memelihara catatan program yang disiarkan, (4) mengarahkan dan mengawasi kegiatan staf departemen program, (5) memastikan kepatuhan stasiun terhadap kontrak yang sudah dibuat, (6) memastikan bahwa biaya program tidak melebihi jumlah yang sudah dianggarkan.
Di Indonesia, ketentuan butir 1 dan 3 tersebut sudah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang disusun oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melalui keputusan No. 9 Tahun 2004 dan harus dipatuhi oleh setiap stasiun penyiaran.
Pedoman Perilaku Penyiaran merupakan panduan tentang batasan-batasan mengenai apa yang diperbolehkan dan/atau tidak diperbolehkan berlangsung dalam proses pembuatan (produksi) program siaran, sedangkan Standar Program Siaran merupakan panduan tentang batasan apa yang diperbolehkan dan/atau yang tidak diperbolehkan ditayangkan dalam program siaran.
P3SPS membuat sejumlah aturan main yang harus dipatuhi pengelola program penyiaran ketika memproduksi jenis program tertentu yang mencakup program faktual (informasi), kuis, perbincangan, mistik, asing, dan program pemilu.
1)      Program Faktual
Dalam memproduksi program faktual, stasiun penyiaran harus senantiasa menerapkan ketentuan atau etika jurnalistik dengan mengindahkan prinsip akurasi, keadilan, ketidak berpihakan serta prinsip menghormati narasumber.
2)      Program Kuis
Dengan atau tanpa sponsor, stasiun penyiaran harus bertanggung jawab atas semua kuis dan undian berhadiah menggunakan fasilitas telepon dan SMS, maka stasiun penyiaran harus memberitahukan dengan jelas tarif pulsa hubungan telepon dan SMS yang dikenakan.
3)      Program Mistik
Dalam menyiarkan program faktual yang menggunakan narasumber yang mengaku memiliki kekuatan/kemampuan supranatural khusus ataukemampuan menyembuhkan penyakit dengan cara supranatural, lembaga penyiaraan harus mengikuti ketentuan : a) bila tidak ada landasan fakta dan bukti empiris, stasiun penyiaran menjelaskan hal tersebut kepada khalayak; b) lembaga penyiaran harus menjelaskan kepada khalayak mengenai kekuatan/kemampuan tersebut sebenarnya ada perbedaan pandangan di tengah masyarakat.
4)      Program Asing
Stasiun penyiaran diijinkan menyajikan program asing dengan syarat tidak melebihi 40% dari seluruh jam siaran dan mengikuti ketentuan bahwa stasiun penyiaran televisi harus menyertakan teks dalam bahasa Indonesia, dengan pengecualian program khusus berita berbahasa asing, program pelajaran bahasa asing, atau pembacaan kitab suci.
5)      Program Pemilu
Stasiun penyiaran wajib menyediakan waktu yang cukup bagi oemilu/pilkada dan wajib bersikap adil dan proporsional terhadap para peserta pemilu/pilkada. Stasiun penyiaran dilarang bersikap partisan terhadap salah satu peserta pemilu/pilkada.
Pelanggaran atas P3SPS dikenakan sanksi administratif yang mencakup : a) teguran tertulis; b) penghentian sementara mata acara yang bermasalah; c) pembatasan durasi dan waktu siaran; d) denda administratif; e) pembekuan kegiatan lembaga penyiaran untuk waktu tertentu; f) penolakan untuk perpanjangan izin dan atau; g) pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran.

KEBERHASILAN PROGRAM
Keberhasilan program, yaitu hal-hal yang perlu diketahui pengelola program dalam memperkirakan apakah suatu program akan berhasil pada saat ditayangkan dalam arti diterima baik oleh audien yang dituju.
Bentuk Program
Setiap program yang ditayangkan stasiun televisi memiliki 2 bentuk, yaitu dominasi format dan dominasi bintang.
1)      Dominasi Format
Dalam dominasi format ini, konsep acara merupakan kunci keberhasilan program. Dewasa ini, program televisi yang mengandalkan kekuatan pada dominasi format sudah sangat banyak. Program reality show banyak yang mengandalkan konsep ini.
2)      Dominasi Bintang
Pemain atau bintang merupakan unsur utama yang ditonjolkan. Format cerita dirancang atau dipersiapkan berdasarkan kemampuan, kepribadian dan daya tarik bintang utama. Kekuatan program berdasarkan dominasi bintang adalah program itu dapat secara otomatis membentuk daya tariknya sendiri.
Dominasi format dan dominasi bintang terkadang menjadi hal yang tidak saling berkesesuaian satu dengan yang lainnya. Pemain atau bintang film yang sangat terkenal atau sangat berbakat belum tentu berhasil untuk program yang mengutamakan dominasi format. Banyak bintang film terkenal yang sukses di layar lebar justru gagal total di layar televisi yang disebabkan bintang terkenal itu dinilai tidak cocok dengan format yang sudah ditetapkan atau mereka tidak cocok.


Elemen Keberhasilan
Semua program yang sukses memiliki elemen-elemen yang mencakup : konflik, durasi, kesukaan, konsistensi, energi, timing, dan tren.
1)      Konflik
Yaitu adanya benturan kepentingan atau benturan karakter diantara tokoh-tokoh yang terlibat. Pengelola program harus berusaha sebisa mungkin untuk menawarkan pandangan-pandangan yang bertentangan atau pandangan yang berbeda. Ini tidak hanya akan membuat pertunjukan di televisi menjadi adil tetapi juga bagus.
2)      Durasi
Suatu program yang berhasil adalah program yang dapat bertahan selama mungkin. Ditinjau dari durasi atau lamanya penayangan program, suatu program itu terdiri atas program yang dapat bertahan lama (durable program) dan program yang tidak dapat bertahan lama (nondurable program).
3)      Kesukaan
Adakalanya orang menyukai suatu program bukan karena isinya, namun lebih tertarik kepada penampilan pemain utama atau pembawa acara.
4)      Konsistensi
Suatu program harus konsisten terhadap tema dan karakter pemain yang dibawanya sejak awal. Para penulis cerita, sutradara dan pemain haruslah bertahan pada tema atau karakternya sejak awal. Dengan demikian, tidak boleh terjadi pembelokan atau penyimpangan tema atau karakter di tengah jalan yang akan membuat audien bingung dan pada akhirnya meninggalkan program itu.
5)      Energi : Setiap program harus memiliki energi yang mampu menahan audien untuk tidak mengalihkan perhatiannya kepada hal-hal lain. Suatu program yang memiliki energi harus memiliki 3 hal, yaitu: kecepatan cerita, excitement (daya tarik), gambar yang kuat.
6)      Timing
Programmer dalam memilih suatu program siaran harus mempertimbangkan waktu penayangan (timing), yaitu apakah program bersangkutan itu sudah cocok atau sesuai dengan zamannya. Setiap program harus dapat menjaga keharmonisannya dengan waktu. Nilai-nilai atau gaya hidup yang diperlihatkan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang masih berlaku dan dipertahankan oleh audien.
7)      Tren
Seorang programmer dalam memilih program harus memiliki kesadaran terhadap adanya hal-hal yang tengah digandrungi di tengah masyarakat. Program yang sejalan dengan tren yang berkembang akan lebih menjamin keberhasilan. Setiap tren program televisi tentu saja mengalami masa puncaknya dan masa menurunnya, yaitu ketika audien mulai merasa jenuh dan rating acara sudah turun maka ketika itu pula proses pencarian ide-ide barupun dimulai lagi.
RISET PENYIARAN
Riset penyiaran merupakan upaya media penyiaran untuk mengukur kinerjanya. Riset penyiaran terbagi atas riset rating dan riset non-rating. Jenis riset yang pertama merupakan upaya untuk mengetahui respon audien terhadap program yang sudah disiarkan sedangkan riset non-rating adalah riset untuk mengetahui prospek suatu program yang akan disiarkan.

pertanyaan penting yang harus dijawab oleh pengelola program media penyiaran adalah siapa audien dari program yang tengah ditayangkan, bagaimana penjabaran demografisnya, di wilayah mana audien yang ditju berada, bagaimana tanggapan mereka terhadap program itu. Untuk menjawab bergabai pertanyaan tersebut, media penyiaran membutuhkan umpan balik (feedback) dari audien. Umpan balik merupakan hal yang sangat penting bagi pengelola media penyiaran, ini akan menjadi petunjuk apakah suatu program itu berhasil atau tidak. Secara umum, umpan balik dalam penyiaran dapat diartikan sebagai seluruh informasi yang berasal dari audien. Umpan balik merupakan hal yang tidak bias dihindari oleh pengelola program karena hal itu akan selalu terjadi. Umpan balik tidak harus selalu bersifat segera seperti program interaktif, umpan balik tidak harus benar atau memadai namun yang pasti umpan balik akan selalu terjadi.
Riset Sistematis
Umpan balik yang paling bisa dipercaya adalah melalui riset sistematis yang dilakukan oleh lembaga riset media atau lembaga pembuat peringkat (rating) acara. Lembaga riset media pada umumnya berada di kota-kota besar, yang kegiatannya lebih terfokus pada stasiun TV skala besar, misalnya televise yang siarannya secara nasional. Pengelola media penyiaran membutuhkan umpan balik yang ilmiah, akurat dan tidak menyesatkan untuk mengetahui apakah program yang ditayangkan itu berhasil atau tidak. Pengelola stasiun penyiaran membutuhkan umpan balik yang objektif, konsisten dan lengkap yang diperoleh dengan melakukan riset secara sistematis.
Riset Rating
Rating merupakan hal yang penting karena pemasang iklan selalu mencari stasiun penyiaran atau program siaran yang paling banyak ditonton atau di dengar orang. Keberhasilan penjualan barang dan jasa melalui iklan sebagian besar ditentukan oleh banyaknya audien yang dimiliki suatu program. Rating menjadi indicator apakah program itu memiliki audien atau tidak. Rating menjadi perhatian pula bagi pemasang iklan yang ingin mempromosikan produk atau jasanya. Riset rating meneliti efektivitas program pada saat ditayangkan di stasiun penyiaran. Riset rating pada dasarnya meneliti tindakan audien terhadap pesawat oenerima televise atau radio. Jika dibandingkan dengan riset non-rating yang lebih bersifat kualitatif, maka riset rating sangat mengandalkan perhitungan kuantitatif. Riset rating jelas lebih rumit daripada riseng non-rating. Maka ada beberapa factor yang harus diperhatikan yaitu :


1)      Wilayah Siaran
Pemerintah suatu negara harus dapat menciptakan suatu sistem penyiaran nasional yang memiliki batas-batas wilayah siaran yang tegas dan menghindari terjadinya tumpang tindih siaran.
2)      Unit Perhitungan
Penghitungan jumlah audien berdasarkan jumlah rumah tangga pada suatu wilayah merupakan cara perhitungan yang lebih mudah dibandingkan dengan perhitungan berdasarkan jumlah orang.
3)      Konsep Rating
Pengelola stasiun penyiaran pada umumnya sangat peduli pada rating dari suatu program yang ditayangkan di stasiun penyiarannya.
  1. Audience share
Hasil perhitungan berdasarkan audience share ini biasanya lebih disukai pengelola stasiun televisi untuk menarik pemasang iklan daripada rating, selain karena angkanya yang lebih tinggi dari rating, juga karena audience share memberikan informasi kepada pemasang iklan secara lebih real mengenai posisi stasiun televisi terhadap televisi lainnya.
  1. Pengumpulan data
Terdapat metode pengumpulan data yang digunakan untuk menentukan rating program siaran yaitu masing-masing :
  • Menggunakan catatan (diary)
  • Menggunakan alat pemantau
  • Telephone coincidental method
  • Telephone recall
  • Wawancara langsung
Sampel Audien
Riset rating menerapkan sampel atas tiga aspek penelitian yang meliputi :
1)      Sempel perilaku
Rangkaian tindakan menghidupkan pesawat televisi, memilih stasiun televisi, dan mematikan stasiun televisi.
2)      Sampel waktu
Bentuk penyederhanaan yang dilakukan peneliti berdasarkan kenyataan bahwa program siaran ditayangkan berdasarkan waktu yang teratur setiap harinya atau setiap minggunya.
3)      Sampel orang
Pemilihan beberapa ratus orang atau beberapa ribu orang untuk mewakili pilihan program dari beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan orang.
Kelemahan riset rating :
  1. Riset rating cenderung mengabaikan kelompok audien teratas dan terbawah dan juga kelompok-kelompok minoritas lainnya.
  2. Jumlah sampel yang sangat kecil
  3. Tayangan yang terbaik ditayangkan pada saat riset rating berlangsung
Riset Non-Rating
Suatu konsep perlu diuji terlebih dahulu sebelum di produksi. Kegiatan pengujian program ini dinamakan dengan riset non-rating atau uji coba program (program testing). Riset non-rating dapat memberikan petunjuk kepada pengelola media penyiaran dalam mempersiapkan program agar berhasil pada saat penayangannya. Riset ini meneliti alas an-alasan subjektif perilaku audien terhadap program. Setelah sampel audien dapat ditentukan, terdapat 4 metode program penelitian :
  1. Focus group
  2. Mini-theater test
  3. Cable-based studies
  4. Telephone research
Riset Radio
Peneliti yang tertarik untuk melakukan riset radio harus memahami dua hal :
  1. Daya tarik dari setiap format siaran
  2. Efektivitas biaya berbagai format.
Tahapan pekerjaan yang harus dilakukan dalam penelitian audien radio adalah sebagai berikut:
  1. Informasi demografis
  2. Gaya hidup
  3. Penjualan kaset/CD
Peneliti juga harus mengumpulkan informasi menyeluruh mengenai stasiun radio saingan yang meliputi data-data :
  1. Program apa saja yang disiarkan stasiun radio lain
  2. Rating dari seluruh stasiun radio
  3. Daya jangkau siaean dari setiap stasiun radio
Jenis riset radio :
  1. Format siaran
  2. Pilihan music
  3. Campuran music
  4. Music yang ditinggalkan
Daftar Pustaka
Morissan, Manajemen Media Penyiaran, Kencana Prenada Media group, Jakarta, 2009
Klik Disini

KATA-KATA BIJAK





 



Setiap Orang Pasti Pernah Sakit Hati. Itu Normal,Siklus Hidup Yang Dialami Siapapun.

Lebih Sungkanlah Pada Orang Yang Ikhlas Dari Pada Orang Yang I Q Tinggi. Kepintaran Tidak Menjamin Kemenangan Dalam Hidup.

Di Dalam Penderitaan, Orang Yang Ikhlas Memancarkan Kemulyaan.Ia Tidak Mengeluh, Tapi Menyerahkan  Sepenuhnya Kepada Yang Maha Kuasa.

Setiap Orang Pada Dasarnya Baik, Hanya Saja Dalam Perjuangan Mencari Bahagia, Orang Terkadang Keliru Mengambil Keputusan Atau Sikap.

Kamu Pasti Mampu Melalui Semua Persoalan Hidup Ini. Amin.
Dalam Hubungan Apapun,Persoalan Utama Adalah Komunikasi,Dengan Komunikasi Yang Jelas Tidak Akan Muncul Persepsi Yang Keliru.

Disalah Pahami Oleh Orang Lain Itu Hal Biasa. Semua Orang Akan Mengalaminya, Yang Penting Kita Tidak Seperti Dugaan Mereka.

Lingkungan Sering Melemahkan, Tapi Ingatlah Kesejatian Dirimu,Bahwa Kamu Berharga,Kamu Hebat,Dan Kamu Orang Sukses.

Katakan ‘Aku Ikhlaskan Masa Lalu Karena Aku Percaya Masa Depan Pasti  Jauh Lebih Baik.Amin.

Semoga Kamu Selalu Sehat Dan Bahagia. Amin
Jangan Berharap Seseorang Selalu Baik Pada Kita,Bahkan Coklat Terbaik Pun Punya Tanggal Kedaluarsa. Mensyukuri Keberadaanya.


Orang Yang Memudahkan  Hatinya Untuk Memaafkan Juga Akan Dimudahkan Hidupnya Dan Dilancarkan Semua Urusannya.

Pada Jiwa Yang Ahli Menerima Kenyataan Karena Lika-Liku Hidup Ini Memerlukan Keikhlasan Agar Tidak Membebani Diri.

Orang Yg Bahagia Adalah Orang Yang Selalu Merasa Beruntung Bahwa Ia Ada Didunia Ini.

Terimakasih Ya Allah, Telah Membangunkan Aku Sekali Lagi Pagi Ini,Terimakasih Untuk Nafas Kehidupan Yang Masih Engkau Sambungkan.

Semua Kebahagiaan Yang Pernah Dirimu Rasakan Adalah Bukti Nyata Bahwa Tuhan Sangat Mencintaimu.Bersyukurlah.

Bukan  Besar Kecilya Masalah Yang Membuat Kita Sedih, Tapi Besar Kecilnya Pengertian Hidup.

Dua Orang Yg Menghadapi Masalah Yang Sama Bisa Memberikan Respon Yg Berbeda; Ini Karena Adanya Perbedaan Kedalaman Pengertian Hidup.

Pikiran Yg Belum Sampai Pada Pengertian Tertentu Bisa Membuat Kita Mudah Kecewa Atas Hal Hal Tertentu.

Semangat Membuatmu Terus Berjuang, Dan Ikhlas Memudahkan Jalanmu.
Masa Sedih Adalah Masa Penyeimbang,Agar Saat Bahagia Datang Lagi,Kebahagiaan Itu Sangat Terasa.

Maafkan Orang Yang Menyakitimu, Sesungguhnya Bukan Untuk Orang Itu, Tapi Untuk Dirimu Sendiri,Ketenangan Hidupmu.

Kekuatan Hati Seseorang Teruji Dari Kebijaksanaanya Tidak Menyalahkan Siapa Pun Saat Terjadi Masalah.

Terkadang Dibalik Senyum Ada Duka, Tetapi Itu Tetap Lebih Baik, Karena Berarti Masih Sanggup Mempersembahkan Senyum Bagi Orang Lain.

Bukan Tidak Boleh Berharap, Tapi Menjaga Diri Agar Tidak Mengharapkan Yang Sia-Sia.

Kunci Penguasaan Diri Adalah Sadar Bahwa Emosi Itu Hanya Sementara. Jangan Sampai Emosi Itu Merusak Masa Depan.

Ya Tuhan,Mudahkanlah Bahagiaku,Dan Rezekiku,Amin.
Jangan Pura-Pura Suka  Menyenangkan Orang Lain Kalau Sebenarnya Tidak Suka,   Padahal Dibelakang Menggerutu.

Kata-Kata Adalah Doa; Katakan, ‘Aku Sehat,Aku Bahagia,Rezekiku Selalu Dimudahkan’.

Biarlah Masa Lalu Berlalu.Kukerjakan Apa Yang Kubisa Untuk Masa Depan Indahku.
Selalu Ada Pertukaran; Ada Kehilangan, Ada Pula Penggantian,Ikhlaskanlah Agar Tidak Merasa Terbebani.

Aku Berbaik Sangka Atas Hidup Ini,Bahwa Hidup Ini Indah, Bahwa Bahagiaku Selalu Dimudahkan.

Orang Yang Bisa Memaklumi Kondisi Hati Orang Lain Pasti Bisa Sabar Menghadapi Siapa Pun
Hal Yang Membuatmu Menderita Bisa Membuatmu Kuat Bila Disikapi Dengan Ikhlas.
Ada Dua Jenis Masalah; Masalah Utama (Masalah Yang Memang Digariskan Untuk Terjadi) Dan ,Masalah Yang Dibuat Sendiri.

Katakan, ‘Semua Akan Baik-Baik Saja Dan Hatiku Tenang’
Saya Merasakan Ada Ketenangan Hati Ketika Saya Tidak Terlalu Ngotot Lagi Untuk Harus Bahagia Dalam Hidup.

Kekecewaan Adalah Momentum Belajarnya Perasaan  Agar Menjadi Perasaan Yang Tangguh. Tanpa Proses Tak Mungkin Ada Kedewasaan.
Kita Merasa Bahagia Atau Tidak Sangat Tergantung Pada Harapan Yang Kita Bangun Sendiri.

Apa Yang Telah Berlalu Adalah Pelajaran, Apa Yang Ada Sekarang Adalah Anugrah, Apa Yang Ada Didepan Adalah Harapan.

Ya Allah,Doaku Pagi Ini Semoga Keluargaku Selalu Diberikan Kesehatan Dan Rezeki Yang Lancar. Amin. 

Hidup Adalah Misteri;Kita Tidak Bisa Benar-Benar Tahu Apa Yang Akan Terjadi, Hanya Menjalani Dengan Hati Yang Ikhlas.

Aku Bersyukur  Masih Bisa Bernafas,Aku Bersyukur Masih Bisa Melihat,Ada Jutaan Hal Yang Patut Kusyukuri; Dan Aku Bahagia.

Tidak Mendapat Bukan Berarti Tidak Layak Memiliki, Hanya Belum Saatnya Atau Memang Tidak Aman Untuk Kamu Miliki.

Hidup Ini Sungguh Indah Bila Selalu Merasakan Kehadiran  Allah Dibathin,Aku Tegar,Aku Bahagia.

Hidupku Tidak Ditentukan Oleh Manusia,Dan Aku Mengabaikan Semua Perkataan Negatif Orang Lain.Hidupku Ditentukan Oleh Allah Yang Maha Kuasa.

Kala Banyak Orang Baru Bahagia Bila Memiliki Banyak Hal, Aku Telah Bahagia Saat Menyadari Dan Mensyukuri Nafasku.

Bedakan Mana Yang Penting Mana Yang Tidak, Mana Kesedihan Yang Wajar Mana Yang Sia-Sia.

Bahagia Bukan Hasil Logikaku; Makin Dilogikakan Makin Sulit Bahagia, Perlu Hati Yang Rela, Ikhlas, Dan Bersyukur.

Memberi Perhatian Jauh Lebih Bermakna  Daripada Memberi Waktu, Karena Bisa Saja Memberi Waktu  Tapi Tanpa Makna
Saat Tak Sanggup Lagi Berpikir, Ingatlah Bahwa Apa Yang Tak Sanggup Kamu Pikirkan Memang Tidak Untuk Dipikirkan.

Keluarga Adalah Hartamu, Cintailah Mereka; Segala Kekurangan Mereka Adalah Hal Yang Menjadikanmu Tulus Mencintai.

Aku Ingin Bahagia Makanya Aku Ingin Memaafkan.
Melepaskan Apa Yang Memang Tidak Seharusnya Ada Di Hati, Itu Yang Dinamakan Damai. 

Terkadang Kesedihan Terjadi Karena Kita Lebih Percaya Kata Orang Daripada Kata Tuhan
Penderitaan Bukanlah Hal Yang Buruk;Bila Dijalani Dengan Ikhlas Selalu Berbuah Kedewasaan Dan Ketegaran
Ia Yang Selalu Tersenyum Tidak Berarti Selalu Bahagia.Terkadang Ia Berjuang Membahagiakan Meskipun Ia Sendiri Tidak Selalu Bahagia
Orang Yang Mengalah  Bukanlah Orang Yang Sudah Tidak Berdaya, Justru Daya Hatinya Sangat Kuat Sehingga Ia Mampu Mengalah.

Awalya Adalah Ketiadaan, Saat Mengalami Keberadaan, Itu Hanya Titipan,Yang Akan Kembali Ke Ketiadaan Lagi Ikhlaslah.
Hadirnya Dirimu Didunia Ini Bukanlah Kebetulan, Ada Rencana Yang Indahdan Mulia Dalam Hidupmu. Amin

Selalu Ada Kekuatan Bagi Yang Memegang Teguh Keyakinannnya Bahwa Masa Depan Pasti Indah.
Cintailah Dirimu, Jangan Sedih Berlarut-Larut Seolah-Olah Dunia Telah Berakhir.Kuasai Perasaan Dan Jangan Brkubang Dalam Kesedihan
Hidup Ini Indah,Terimakasih, Ya Allah.

Banyak Kekecewaan Muncul Karena Ingin Menjadi Pribadi Yang Sempurna Atau Ingin Orang Lain Sempurna.Hal Itu Tidaklah Mungkin
Hidup Yang Bermanfaat Bagi Sesama,Itulah Yang Akan Memuaskan Bathin

Dewasa Adalah Suatu Proses Menuju Bertambahnya Pengertian.
Semakin Aku Ikhlas, Semakin Aku Diperlihatkan Keadilan Tuhan.
Pahami Bahwadalam Hidup Ini Tidak Selalu Semua Terjadi Sesuai Harapan. Terima,Maklumi,Dan Hadapilah Dengan Tenang.

Terlau Mengejar Banyak Hal Akhirnya Malah Bisa Kehilangan Segalanya,Boleh Berjuang, Tapi Jangan Lupakan Apa Yang Sudah Dimiliki.
Kekecewaan Kita Pada Seseorang Sangat Tergantung Dari Harapan Yang Kita Bangun Terhadapnya.

Aku Berkomitmen Ingin Menggunakan Seluruh Waktuku Untuk Hanya Memikirkan Hal Yang Berguna Bagi Masa Depanku.
Bersyukur Dan Bersyukurlah Selalu.


Friday, April 17, 2015

3 WAKTU YANG TIDAK DI BOLEHKAN MANDI

Berikut artikelnya  .....

  1. 30 menit setelah sholat Ashar
  2. Setelah Magrib
  3. Setelah Isya' sehingga pukul 12 malam

PENJELASAN

  1. 3O Menit setelah Ashar itu adalah waktunya dimana darah didalam diri kita ketika itu sedang panas,jika kita mandi ketika itu, akan mengakibatkan badan menjadi lelah dan penat untuk melakukan pekerjaan dan waktu sesudah Ashar itu juga merupakan waktu kita mengingat Allah ( berzikir ) meluangkan waktu beberapa menit hanya untuk Allah.
  2. Setelah magrib, jantung kita sudah mulai lemah untuk melakukan pekerjaan. Jadi, kajian menunjukan bahwa ketika kita mandi akan menyebabkan paru-paru boleh di masuki air dan bisa menyebabkan paru-paru basah, dan dari segi agamanya, kebanyakan orang antara magrib menjelang isya di gunakan untuk membaca Al-Quran dan untuk beribadah lainnya.
  3. Setelah sholat Isya, ini saatnya jantung kita berhenti dan melakukan istirahat, Jika mandi ketika ini akan menyebabkan kerusakan jantung akibat kemasukan air


    WAKTU MANDI YANG BOLEH DAN BAIK


    Sebaiknya mandi setelah jam 1 dari jam 12 malam, antara jam 2-3 pagi, itu akan lebih memberikan energy (tenaga)  kepada badan seperti mana batre yang telah lemah di cas kembali

Sekian yang dapat saya postkan untuk anda semua, semoga bermanfaat dan menjadi pengetahuan dan dapat di terapkan
wasalamualaikum ....

Thursday, April 16, 2015

CINTA

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


ous mes amis, cette fois, je vais discuter de l'amour, le véritable amour, que nous devonsatteindre, plutôt que sur Hablumminannas, mais hamblumminallah,
Ok les amis, nous allons directement à la discussion







اللهم حبب إلينا الإيمان وزينه في قلوبنا، وكره إلينا الكفر والفسوق والعصيان، واجعلنا من الراشدين

Wahai Allah, berikanlah aku cinta-Mu, dan cinta orang yang mencintaimu, dan jadikanlah cinta kepada-Mu lebih aku sukai dari pada cinta kepada air dingin di waktu dahaga
Mentaati kekasih sudah menjadi adatnya,ketidak taatan pada kekasih akan terasa berat 
sebagaimana sangat sulit baginya mentaati seseorang yang tidak mencintainya. Cara untuk menumbuhkan cinta ialah dengan membayangkan keindahan dan kecantikannya, baik keindahan jasmani ataupun ruhaninya, jika melihat wajah saja seseorang akan jatuh cinta pada saat itu juga,maka suara merdu pun terkadang dapat menyebabkan jatuh cinta bagaikan kekuatan magnet,
Seorang penyair berkata  :

Keasikan cinta tidak datang hanya dengan memandang                                   Cinta di capai dengan kata kata yang mengasikan                                         Cinta tidak selalu datang dari kecantikan wajah, kadangkala tinbul dari ucapan yang berharga
Kadangkala jika terdengar suara merdu dari suatu arah, dan itu kata-kata mutiara yang berharga,maka hal itu dapat menyebabkan kita menoleh kepadanya. Ahli-ahli seni mengatakan bahwa agar tibul rasa cinta kepada seseorang hendaklah selalu memikirkan segala kebaikan orang tersebut, sehingga hatinya tidak memberi tempat kepada  yang lain, sebagaimana cinta alami yang datang tampa di usahakan.
Jika terlihat kecantikan seseorang, barulah ia tergerak untuk melihat anggota badannya
yang lain sehingga cintanya semangkin bertambah, hati semangkin tenang, tetapi bukan ketenangan yang di dapatkan .
Dalam syair di katakan  :
Penyakit akan terus bertambah jika tidak di obati
Seseorang yang menanam benih di ladang, lalu tidak mempedulikan pengairannya, maka tanaman itu tidak akan tumbuh, Demikian pula tanpa seseorang sengaja jatuh cinta, tetapi di tidak memperdulikannya jika tidak sekarang,esok cinta itu  akan lenyap, sebaliknya jika ia selalu memperhatikannya,membayangkan bentuk, gerak,dan ucapannya maka cintanya akan bertambah
LIHATLAH UNIKNYA SEKOLAH CINTA
Mereka yang hafal pelajaran tidak bisa pulang                                                              jika kamu tidak sanggup menghafal pelajaran langsung boleh pulang                              Dan semangkin dalam engkau mengingatnya                                                             Engkau akan semangkin terperangkap
Allah adalah pemilik kecantikan dan ketampanan beserta keindahan, di seluruh alam semesta ini, Dialah cintanya tidak akan pernah pudar, kecantikannya tidak terbatas.

Kecantikannya yang pertama adalah Kalamnya-perlukah kecantikan lainnya
Jika hal itu sudah kita dapati dari kekasih kita  ?
Siapakah yang benar-benar mencintai ?
Al'Quran tidak dapat di bandingkan dengan sesuatu apapun
Wahai bunga bertapa riang aku bersamamu                                                                  harummu bagaikan seorang kekasih
Selain itu, Jika kita tinggalkan dulu pertimbangan mengenai hubungan,Siapakah yang mewujudkan Al'Quran dan siapa yang memiliki sifat ini, Maka dengan melihat hubungan Nabi saw dan Al'Quran itu sudah cukup bagi setiap muslim untuk mencintai Al'Quran. Apakah kekurangannya ?
atau jika pertimbangan ini pun kita tinggalkan,setidaknya kita harus memikirkan Al'Quran. maka siapakah lagi yang memiliki keindahan yang seperti itu
di bandingkan pada benda lainnya di dunia ini ? Dan adakah keindahan yang tidak ada dalam Al'Quran ?
Sebuah Syair Yang Berbunyi  :
Penglihatan sangatlah terbatas,bungamu yang cantik,sangat beruntung                                     
yang memetik bunga-bunga dari taman-mu
mengadu keterbatasan tangan untuk memegang
  Sebuah Syair Yang Berbunyi  :
Begitu banyak gerak gerik-mu untuk di puja
Daya tarik-mu takkan terbilang,dan kegelisahan hatiku hanya satu
Apabila kita memperhatikan Hadist-Hadist sebelumnya, kita tidak dapat menyangkal
bahwa tidak ada sesuatu apapun di dunia ini yang tidak di perhatikan. Dan tidak ada bentuk kecintaan dan kebanggaan, yang keindahan dan keutamaannya sempurna seperti Al'Quran, sehingga dia patut di cintai, segala keindahan dunia tidak akan dapat mengimbangi keutamaan dan kesempurnaan Al'Quran.


Maka dari itu sebelum mencintai sesama manusia , cintai yang telah menciptakan 
 Cinta dan manusia itu sendiri,
Allah itu pencemburu, jika hambanya lebih mencintai sesama manusia dari pada ia , yang telah menciptkan kita.

Terimakasih telah mengunjungi BLOG saya, semoga apa yang saya post kan ini menjadi motivasi untuk mencitai ALLAH dan AL-QURAN. Beserta Rasulallah saw. 

مَّن  يُطِعِ  الرَّسُولَ  فَقَدْ  أَطَاعَ  اللّٰـهَ  ۖ  وَمَن  تَوَلَّىٰ  فَمَآ  أَرْسَلْنٰكَ  عَلَيْهِمْ  حَفِيظًا    ﴿النساء:٨۰﴾
“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.”

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا (٨٠) - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/01/tafsir-nisa-ayat-80-84.html#sthash.XEF6Acbv.dpuf

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا (٨٠) - See more at: http://www.tafsir.web.id/2013/01/tafsir-nisa-ayat-80-84.html#sthash.XEF6Acbv.dpuf

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه